Pemerintah Kabupaten Pacitan · Kecamatan Ngadirojo

Profil Desa Tanjungpuro

“Desa Tanjugpuro adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Ngadirojo yang termasuk desa perkotaan yaitu terletak di daerah dataran rendah. Melihat potensi yang ada, kami ingin desa Tanjungpuro dapat disejajarkan dengan desa-desa yang lebih maju. Untuk mewujudkan suatu harapan tentu harus melalui proses yang panjang dengan segala upaya sesuai dengan perkembangan jaman, maka visi desa Tanjungpuro adalah sebagai berikut “ TERWUJUDNYA DESA YANG RELIGI, KREATIF, DAMAI, DAN SEJAHTERA, BERWAWASAN LUAS“”

1.835jiwa
362,8Ha
TUKIYADIKepala Desa

1.835

Penduduk

jiwa

904

Laki-laki

931

Perempuan

655

Kepala Keluarga

KK

4

Dusun

7 RW · 17 RT

362,8

Luas Wilayah

Hektar

Latar

Sejarah & Latar Desa

SEJARAH SINGKAT DESA TANJUNGPURO Menurut Babad Lorog pada abad ke-17, datanglah seorang Putera Raja dari tanah Bandung Priyangan. Beliau bersuwita ke Adipati Batara Katong di PONOROGO. Beliau mohon pada Adipati, apabila diperkenankan akan minta hutan untuk diubah menjadi pedesaan. Sang Adipati mengabulkan permintaannya, dan diberi hutan di daerah pantai selatan. Mulailah beliau membabat hutan tersebut dan dari sekian luas daerah yang dibabat jadi pemukiman. Hanya di daerah LOROGlah beliau merasa senang dan tenang untuk bermukim karena daerahnya subur, datarannya agak luas serta murah air. Karena berasal dari Bandung Priyangan, maka beliau dikenal banyak orang menyebutnya Kyai BANDUNG. Daerah yang ditempati untuk bermukimnyapun dinamakan dusun Bandung disesuaikan dengan nama yang cikal bakal daerah itu. Pada suatu saat, ki Ageng Bandung menjelajah hutan ke arah Timur dari dusun Bandung. Di situ ki Ageng Bandung mendengar suara burung perkutut yang berbunyi sesautan. Ki Bandung tertarik sekali mendengar suara burung tersebut, maka perjalanannyapun mendekat kearah suara burung tadi . Setelah datang ditempat suara burung tersebut, beliau melihat burung tadi hinggap di pohon Tanjung Sakembaran. Di sebelah utara pohon Tanjung ada rumah pendapa berbentuk joglo. Disebelah selatan pendapa ada masjidnya, pagarnya dari bata merah yang belum dibakar (mentah) bentuk joglo beratap ilalang dan di depannya berdiri sebuah gapuro. Namun semuanya tadi belum ada penghuninya (kosong) belum ada seorangpun yang menghuni tempat itu. Ki Ageng Bandung sangat heran dalam hati, bahwa di tengah hutan belantara ada sebuah rumah dan masjid, tidak tahu siapa yang membuat serta siapa yang memiliki. Ki Ageng Bandung langsung saja masuk ke pendopo tersebut dan disitu Beliau mendapat petunjuk berupa tulisan / serat Sastra Jawa Kuno yang berbunyi “Apabila hutan ini telah dibabat dan menjadi suatu pedesaan, Pendopo ini saya cadangkan untuk siapa yang menjadi lurah, dan masjid di depan pendopo ini agar digunakan belajar para santri. Yang membuat Pendopo dan Masjid ini saya SOENAN GESENG”. Setelah surat dibaca oleh Ki Ageng Bandung kemudian beliau masuk ke Masjid dan beliau melihat ke atas/atapnya yang terbuat dari ilalang dan disitu ada sebuah kepek (tas terbuat dari menjalin) yang tergantung. Segera kepek diturunkan dan dibuka, di dalamnya berisi baju dan jubah poleng serta baju sadariyah kesten putih tenunan jawa asli, serta alat pertukangan yang telah menyatu karena berkarat (tatah, pethel, gergaji dll) Sesudah mengetahui isinya oleh Ki Ageng Bandung kepek tersebut dikembalikan dan digantungkan seperti semula. Setelah hutan tersebut berubah menjadi suatu pedesaan oleh keturunan Ki Ageng Bandung desa tersebut dinamakan Tanjungpuro serta berlanjut sampai sekarang. Nama Desa Tanjungpuro dikaitkan dengan adanya Pohon Tanjung sakembaran dan di depan Masjid berdiri sebuah gapuro.

Arah pembangunan

Visi & Misi

Visi

Desa Tanjugpuro adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Ngadirojo yang termasuk desa perkotaan yaitu terletak di daerah dataran rendah. Melihat potensi yang ada, kami ingin desa Tanjungpuro dapat disejajarkan dengan desa-desa yang lebih maju. Untuk mewujudkan suatu harapan tentu harus melalui proses yang panjang dengan segala upaya sesuai dengan perkembangan jaman, maka visi desa Tanjungpuro adalah sebagai berikut “ TERWUJUDNYA DESA YANG RELIGI, KREATIF, DAMAI, DAN SEJAHTERA, BERWAWASAN LUAS“

Misi

  1. Terciptanya masyarakat yang agamis, menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa
  2. Menumbuh-kembangkan ekonomi berdayaguna dan berhasilguna berlandaskan koperasi dan usaha masyarakat
  3. Meningkatkan kwalitas sumberdaya masyarakat dengan semangat gotong royong.
  4. Meningkatkan rasa kesadaran dan wawasan masyarakat terhadap proses pembangunan, lebih pro-aktif dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan pemeliharaannya.

Geografis

Batas Wilayah

Sebelah Utara

Desa Wiyoro

Sebelah Timur

Desa Pager Kidul (Kec. Sudimoro)

Sebelah Selatan

Desa Hadiluwih

Sebelah Barat

Desa Pagerejo

Jarak ke pusat kecamatan 3 km, ke ibu kota kabupaten 36 km. Dusun: Dusun Tanjung, Dusun Beton, Dusun Krajan Lor, Dusun Krajan Kidul.

Statistik

Data Demografi

Tingkat Pendidikan

  • TAMAT SD/SEDERAJAT264(33%)
  • SLTP/SEDERAJAT346(43%)
  • DIPLOMA I/II20(2%)
  • AKADEMI/DIPLOMA III/S. MUDA16(2%)
  • DIPLOMA IV/STRATA I155(19%)
  • STRATA II2(0%)

Mata Pencaharian

  • BELUM/TIDAK BEKERJA385(28%)
  • MENGURUS RUMAH TANGGA118(9%)
  • PELAJAR/MAHASISWA267(19%)
  • PENSIUNAN26(2%)
  • APARATUR SIPIL NEGARA (ASN)60(4%)
  • TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI)4(0%)
  • KEPOLISIAN RI (POLRI)1(0%)
  • PETANI/PEKEBUN302(22%)
  • INDUSTRI1(0%)
  • KARYAWAN SWASTA214(16%)

Agama

  • ISLAM1.833(100%)
  • KRISTEN1(0%)

Unggulan

Potensi Desa

Pertanian

PADI

Sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah petani padi

Dokumentasi

Galeri Desa

Pemerintahan

Struktur Perangkat Desa

TUKIYADI

TUKIYADI

KEPALA DESA

ISWAHYUDI

ISWAHYUDI

SEKRETARIS DESA

ENIK MUHEMIN

ENIK MUHEMIN

KAUR KEUANGAN

KUSUMA HADI PURNAWAN

KUSUMA HADI PURNAWAN

KASI KESEJAHTERAAN

KARJUNI

KARJUNI

KAUR UMUM DAN TU

SUPARYADI

SUPARYADI

KAUR PERENCANAAN

AMIN JUNAINI

AMIN JUNAINI

KASI PEMERINTAHAN

HERMANTO ADI

HERMANTO ADI

KASI PELAYANAN

BAMBANG WASITO

BAMBANG WASITO

KEPALA DUSUN TANJUNG

MARGONO

MARGONO

KEPALA DUSUN KRAJAN LOR

AJI INDRA WAHYUDI

AJI INDRA WAHYUDI

KEPALA DUSUN KRAJAN KIDUL

SUGIARTO

SUGIARTO

KEPALA DUSUN BETON

Sumber data: Profil Desa Tahun 2025. Ditampilkan melalui SiSoge — layanan administrasi desa Kabupaten Pacitan.